hutan_konservasi

Kawasan SM Padang Sugihan dan sekitarnya pada Pelita III Pro v insi Sumatera Selatan ditetapkan sebagai Wilayah Pembangunan Areal Transmigrasi dengan pola pertanian persawahan pasang surut. Sebelumnya kawasan tersebut merupakan kawas a n hutan produksi yang dapat dikonversi dan pada saat itu sampai dengan tahun 19 83 dikelola oleh HPH PT Wijaya Murni dan HPH PT Daya Penca. Di dalam kawasan ini hidup beraneka jenis satwa diantaranya mamalia besar yang populasinya cukup besar yaitu satwa Gajah Sumatera. Diubahnya status kawasan hutan dan dibangunnya areal transmigrasi pada wilayah Air Sugihan III, mengakibatkan habitat gajah yang terdapat di areal tersebut berkurang. Pembuatan kanal/saluran primer dan sekunder yaitu jalur 21, SP3, SP4, SP5, SP6 dan SP7 mengakibatkan gajah-gajah yang ada di dalam wilayah areal transmigrasi terisolir. Terisolirnya gajah-gajah tersebut menimbulkan gangguan yang cukup besar terhadap areal pertanian yang sedang dikembangkan di Air Sugihan III, sehingga diperlukan alternatif pemindahan gajah yang terisolir ke habitat yang baru. Pada akhirnya setelah kegiatan penggiringan gajah ke dalam kawasan Padang Sugihan selesai, Pemerintah melalui Menteri Kehutanan men unjuk d aerah Padang Sugihan sebagai Kawasan Suaka Margasatwa berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 004/Kpts-II/1983 tanggal 19 April 1983 seluas 75.000 Hektar (ha), selanjutnya melalui SK Menteri Kehutanan Nomor No.410/Kpts-II/1986 tanggal 29 Desember 1986 dengan luasan 71.807 ha. Kemudian p ada tahun 2001 SM Padang Sugihan ditunjuk kembali dengan SK Menteri Kehutanan No.76/Kpts-II/2001 tanggal 15 Maret 2001 seluas 86.932 ha. Selanjutnya melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.2858/Menhut-VII/KUH/2014 Tanggal 16 April 2014 ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa seluas 88.148,047 ha. Sebagian besar dari kawasan SM Padang Sugihan merupakan lahan rawa dengan bentuk wilayah secara global berupa dataran hingga cekungan dengan lereng yang landai (0-3%). Dataran tersebut dapat berupa dataran banjir maupun lembah antar daerah lipatan. Sebagian kawasan SM Padang Sugihan adalah lahan gambut seluas 47.199,18 Ha bervariasi dari gambut dangkal sampai dengan dalam

  • hutan_konservasi.txt
  • Last modified: 2021/02/11 04:57
  • (external edit)